Kunci Menghasilkan Makanan Nikmat

Rasa nikmat jadi tuntutan bagi para ibu rumah tangga ketika memasak. Untuk menghasilkan makanan lezat, paling tidak ada enam nilai yang mesti anda perhatikan.

Dalam memasak, chef suyitno, sous chef jw marriott, mengatakan kalau pemakaian bumbu sangatlah esensial. Kita mesti ingat citarasa bumbu. Intinya, masak itu jangan takut bumbu. Kalau takut memakai bumbu banyak, maka aroma dan rasanya tidak didapatkan, ucapnya kepada okezone di jakarta, belum lamban ini.

Sehabis mengacuhkan pemakaian bumbu, fokus selanjutnya adalah penumisan. Tumis bumbu hingga melontarkan wangi. Lantaran, berdasarkan chef suyitno, bumbu bukan hingga diiris atau dihaluskan. Kunci pemanasan bumbu alias penumisan pula esensial.

“kalau belum enak, maka rasanya akan anom, getir, dan dapat terasa di lidah, imbuhnya.

Kemudian, ketika memasak anda mesti juga memerhatikan temperatur udara api. Tiap temperatur udara api memiliki guna berlainan dalam menghasilkan makanan yang terbuat. Untuk proses memasak lamban, gunakan api kecil dan agi pula, untuk tumisan gunakan api besar.

“sayuran berkadar air tinggi, kalau memakai api kecil, sayuran akan ancai, ujarnya.

Ketika memasak, buatnya jangan kurang ingat perhatikan wadah yang dipakai. Sesuaikanlah atas aransemen resep masakan yang akan dimasak. Bila tidak seperti, maka justru akan merepotkan anda.

Selanjutnya, dirinya mengatakan kalau hierarki selanjutnya adalah pemakaian materi utama. Segala materi utama tidak harus dimasak lamban agar rasa dan gizinya tidak menghilang.

Materi makanan yang sifatnya memiliki tekstur lebih keras, tentunya menginginkan waktu sedikit lebih lamban karena buat mengempukkannya. Tetapi, untuk sayuran, ikan bersama seafood dan materi makanan yang memiliki tekstur halus masaklah atas memakai timming yang cepat, timpalnya.

Terakhir adalah pemakaian materi tambahan, seperti garam, lada, dan gula. Untuk materi ini, maka ada bagusnya dimasukkan ketika makanan mendekati matang.

Menaruh juga bumbu seperti garam, gula di akhir. Karena dalam kondisi panas maka bumbu akan larut, karena temperatur udara panas yang tinggi akan membuat materi ini jadi tersebar, bila menaruh di awal maka akan cepat larut sehingga rasanya tidak akan menjalar, tutupnya.